Ayam kampung petelur menjadi salah satu pilihan bagi peternak yang ingin mengembangkan usaha produksi telur dengan potensi pasar yang menjanjikan. Di Indonesia, terdapat berbagai jenis ayam kampung yang memiliki karakteristik, keunggulan, dan tingkat produktivitas telur yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi peternak untuk mengetahui pilihan jenis ayam kampung petelur agar dapat menentukan bibit yang sesuai dengan kebutuhan, kondisi pemeliharaan, dan target usaha.

Berikut Jenis Jenis Ayam kampung petelur di Indonesia

  1. Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB)
    Ayam kampung hasil seleksi genetik yang dikembangkan oleh Balitbangtan di Bogor untuk meningkatkan produktivitas telur. Ayam KUB memiliki produksi telur lebih tinggi dibandingkan ayam kampung biasa dan sifat mengeram yang rendah. Ayam KUB termasuk jenis ayam dwiguna yang dapat dimanfaatkan sebagai ayam petelur maupun pedaging. Untuk pedaging, ayam dapat dipanen pada usia 70–75 hari, sedangkan untuk petelur mulai berproduksi sekitar usia 20–22 minggu. Produktivitasnya mencapai sekitar 160–180 butir telur per ekor per tahun, sehingga cocok untuk mendukung usaha peternakan ayam kampung.

  2. Ayam Arab
    Ayam Arab merupakan jenis ayam lokal yang berasal dari Eropa, keturunan ayam Braekels. Ayam ini dikenal aktif, gesit, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta produktivitas telur yang tinggi. Ayam Arab mulai bertelur pada usia 20–22 minggu. Di Indonesia, terdapat dua jenis ayam Arab yang umum dikenal, yaitu Arab Silver dan Arab Merah (Golden Red). Produktivitas telur Arab Silver mencapai sekitar 250–260 butir per ekor per tahun, sedangkan Arab Merah menghasilkan sekitar 187 butir per ekor per tahun. Ayam ini cocok dipelihara untuk usaha peternakan yang berfokus pada produksi telur.

  3. Ayam Elba
    Ayam Elba merupakan jenis ayam kampung petelur yang dikembangkan di Dusun Batikan, Temanggung, Jawa Tengah, pada tahun 2019. Ayam ini dikenal memiliki produktivitas telur yang tinggi dan berpotensi menjadi pilihan untuk usaha peternakan petelur. Ayam Elba mulai bertelur pada usia sekitar 18–20 minggu dengan produktivitas mencapai kurang lebih 300 butir telur per ekor per tahun. Keunggulan tersebut menjadikan ayam Elba cocok bagi peternak yang ingin berfokus pada produksi telur.

  4. Ayam Kampung Asli (AKA)
    Ayam Kampung Asli (AKA) merupakan ayam lokal Indonesia yang dikenal memiliki daya tahan tubuh baik dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Ayam ini umumnya dipelihara sebagai ayam pedaging karena memiliki cita rasa daging yang khas, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ayam petelur. Ayam Kampung Asli mulai bertelur pada usia sekitar 24–25 minggu dan mampu menghasilkan sekitar 60–80 butir telur per ekor per tahun. Jika dipelihara sebagai ayam pedaging, ayam ini dapat dipanen pada usia sekitar 70 hari, tergantung pakan dan sistem pemeliharaan.


Sebagai mitra terpercaya bagi para peternak, PT. Kharim Mandiri Indonesia berkomitmen menyediakan DOC dan DOD berkualitas dari berbagai pilihan jenis dan merek, serta mendukung pertumbuhan usaha peternakan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *